Jumat, 03 Juni 2011

BIKIN PESAWAT SENDIRI

Simulator Pesawat Aero


Lama rasanya tidak pegang pesawat karena hampir setiap hari tempat saya selalu diguyur hujan. Waktu yang bagus untuk menerbangkan pesawat yakni pagi sekitar jam 7 dan sore sekitar jam 5 juga selalu turun hujan. Praktis pesawat tidak bisa diterbangkan karena thrust propeller tidak bisa bekerja secara maksimal. Selain itu, komponen elektronik dalam pesawat seperti batere, speed control, servo, reciever, dan motor elektrik rentang kemasukan air dan berakhir dengan kerusakan. Radio control pengendali pesawat di darat juga berpotensi rusak jika kena air.

Namun, ada cara lain menerbangkan pesawat walaupun dalam kondisi hujan deras. Tentu saja pesawat yang diterbangan bukan di luar ruangan. Untuk yang satu ini, pesawat diterbangkan di depan layar monitor komputer. Jenis pesawat juga bisa dipilih semau-mau kita. Ada pesawat fixed wing dan rotated wing. Jumlahnya puluhan bahkan kita tidak perlu khawatir pesawat crash. Cara menerbangkan pesawat persis seperti di outdoor.

Program yang digunakan adalah simulator. Sekilas mirip game pesawat namun peruntukannya sebenarnya lebih dari itu. Simulator dirancang untuk melatih jari-jari tangan memegang radio kontrol untuk mengendalikan pesawat mulai di tanah, running, terbang, dan pendaratan. Mengendalikannya persis seperti mengendalikan pesawat aeromodeling yang terbang sungguhan.

Jenis dan kualitas simulator ini beragam. Mulai yang sederhana sampai yang cool abis. Salah satu software yang paling bagus dari sisi grafisnya yaitu Phoenix yang sekarang sudah mencapai versi 1,5. Kelebihan simulator ini disamping grafisnya yang memukau juga cara menggunakannya yang friendly user. Landasan terbang bisa dipilih mulai dari dekat kebun jagung, beraspal hotmix, di danau, sampai di laut. Jenis pesawat juga beragam baik yang mendarat di darat maupun di air. Pokoknya simulator ini paling mantap bagi saya. Sebelum menerbangkan pesawat aeromodeling tidak ada salahnya mencoba simulator ini.

Sabtu, 01 November 2008


Membuat Pesawat 3D Ferio


Saya terinspirasi model Ferio dari Hobbytech, pesawat profile 3D yang terbuat dari bahan gabus. Pesawatnya sangat lincah melakukan manuver. Sangat mengasyikkan diterbangkan bagi “intermediate pilot” keatas. Akan tetapi, tidak disarankan bagi pemula.

Sepertinya menarik untuk dibuat sendiri asalkan bahan gabusnya tersedia. Namun, tidak semua toko penjual gabus menyediakan bahan gabus yang ketebalannya sekitar tiga milimeter. Pilihan saya ke tempat khusus yang menyediakan gabus. Saya memilih membuat pesawat ini di workshop Putu Ary di Denpasar. Kebetulan bahan dan peralatan membuat pesawat di workshop ini lumayan lengkap.

Setelah menggambar mengikuti alur pattern yang disediakan oleh Komang, asisten Putu Ary, proses selanjutnya memotong gabus berdasarkan alur pola tadi. Dibutuhkan teknik khusus untuk memotongnya. Jika cara memotongnya kurang tepat maka pinggiran gabus yang dipotong akan rontok. Cutter yang digunakan harus selalu tajam. Jika cutter agak tumpul, dipotong lagi bagian yang terluarnya agar senantiasa tajam dan memotong gabus selalu tepat.

Setelah selesai memotong semua pola yang dibutuhkan, proses selanjutnya menempelkan stiker berwarna agar lebih menarik saat terbang. Jangan lupa memberikan kayu melamin melintang pada bagian sayap agar sayap tidak mudah bengkok. Juga alat lain sehingga pesawatnya bisa terbang seperti baling-baling, ESC (kontrol kecepatan motor), motor listrik tenaga baterei, baterei tiga sel, dan radio penerima. Jika semua alat sudah terpasang, masih membutuhkan pemeriksaan titik seimbang pesawat agar pesawat terbangnya mantap.


Jantung berdebar-debar menunggu pesawat buatan sendiri terbang perdana dan melakukan manuver-manuver menantang. Seperti apakah nanti terbangnya?

0 komentar:

Poskan Komentar